20161125

Selamat hari Guru, untuk yang ke-seribu kali


terima kasih telah mengajari diri sendiri,

tentang bagaimana memberi arti.

tentang bagaimana mendengar hati.

tentang bagaimana mendekati nurani,


Untuk ribuan kali lagi nanti,

Aku bangga jadi guru!

Zhaf...

"Miss... aku males ah belajar agama..."

// "lho kenapa?"

"Soalnya agama itu kan the way of life."

// "..............."



Begin with the end......

Siapa yang bisa menyangka kemana, dimana, dan bagaimana keadaan kita di akhir hidup nanti?

Selamat?

Masih dalam keadaan Islam?

Beriman?

Ah. Ngeri membayangkan.

Tapi harus dipersiapkan.

Kira-kira, berapa banyak yang menangisi kepergian kita?

Berapa banyak yang mengantar kita ber'istirahat'?

Setelahnya, berapa lama orang-orang itu masih tetap mengingat kita?

Seberapa lama kita masih disebut dalam do'a mereka?

Allahu a'lam

....

Semoga Allah selalu menjaga Iman dan Islam dalam diri kita sampai akhir nanti.......

20160804

Kiddos

Ms... Apa kita semua akan masuk syurga? | Kalau tetap muslim sampai wafat, insyaAllah.

Ms... Kalau kita nanti masuk syurga, trus pas di syurga masih ninggalin sholat, dosa gak? Trus klo kita makan buah khuldi, diusir lagi gak? | Di syurga, takkan diperlukan lagi amal, takkan dihitung lagi kesalahan. Semua sudah terlunaskan :)

Ms... Kalau kita di syurga, orang tua di neraka (na'udzubillah), bisa gak kita ajak mereka ke syurga? | Apa sih yang gak bisa bagi Allah...

Ms... Kalau ada temen di neraka manggil-manggil, bisa gak kita mampir sebentar aja ke neraka? (tsumma na'udzubillah) | Bahkan neraka yang-paling-ringan-siksaannya gak akan sanggup kita singgahi.

Ms... Kalau ada sopir gojek meninggal, nanti pas ketemu di akhirat, bisa gak kita sewa buat nyebrang di jembatan sirath? | Ahh... Seandainya betul-betul ada aplikasi gojek buat menyebrang sirath, memangnya kita punya kuota seberapa besar buat ngebookingnya?

Atau.... jangan-jangan..... kita belum punya aplikasinya..........

Shen

Cerita bermula pada pagi, saat kami saling berkenalan di meja-resmi-baru-saya di kelas 4.

Shenny, sebut saja namanya begitu. Langsung nyerocos soal-menyoal hobinya berantem sama kucing (?) dan berkawan sama burung.

Dia bilang, ”gak sakit kook miss dicakar kucing itu... niih tanganku.” (sambil nunjukkin goresan di telapak tangannya)

Shenny juga dengan lugas mengabsen nama-nama burung yang ada di rumahnya. (padahal, nama saya aja dia belum tahu -_-)

“Aku punya lima burung lovebird ... yang pertama namanya ‘A gama’.” Mata saya menyeripit.

“...yang ke-dua namanya Maet.” Oke.. saya pikir mengejanya begitu, sampe mata sipit saya jadi membelo mendengar kalimat selanjutnya,

“... kepanjangan darii Mathematic... trus yang ke-tiga, namanya Ipa. Yang ke-empat Ipe-es, yang kelimaa Pe-ka-en”. Oalaaaahh.. ternyata nama-nama burungnya diambil dari pelajaran. OK baiklah.-

Zhaf...

Robbis rohlii shodrii, wayassirlii amrii, wahlul 'uqdatammil lisaani yafqohu qoulii

Hari ini pertanyaanmu adalah:

"Kenapa sih harus baca do'a penenang hati sebelum belajar?"

Sederhana. Pertanyaan yang gak pernah ditanyakan anak-anak lain -entah karna takut kena marah, takut dosa... atau? males nanya??-. Dan kamu malah berani Zhaf! Mungkin bukan maksudmu membangkang, hanya bagimu, mungkin doa tersebut gak masuk akal. Mau belajar, tapi do'anya malah minta ditenangin hatinya. 

"Aku gak lagi marah kaan? jadi gak perlu do'a minta ditenangin!" mungkin begitu pikirmu.

Sini Zhaf, biar kuceritakan sesuatu. 

Kamu kenal Musa, Harun, dan Fir'aun?

Mereka emang gak hidup di zaman sekarang si Zhaf... Tapi sebagai orang Islam, kamu pasti tahu kan mereka itu siapa?

Gini Zhaf... Salah satu Nabi kita, Musa alaihissalam, pada masanya dulu pastinya sering dapet perintah dari Allah kan untuk berdakwah. Nah, salah satu objek dakwahnya itu adalah, tak lain tak bukan Fir'aun yang super duper sombong congkak bin angkuh itu. Raja yang ngaku-ngaku tuhan itu lho Zhaf! Ah pasti kamu tahu kan.

Singkat cerita, sebenernya, Nabi Musa itu punya satu kekurangan, yaitu ngomongnya gak terlalu fasih, sefasih Nabi Harun a.s.. Nabi Musa sempat grogi deh... ngerasa gak PeDe. Mau minta tolong Nabi Harun aja bawaannya.

Tapiii... biidznillah... Nabi Musa akhirnya meminta pada Allah dengan do'a itu Zhaf.. iya... do'a yang kita baca tiap hari iru. Legendaris lho do'anya! Autentik pula! ada di Qur'an!

Di do'a itu... kita minta dilapangkan dadanya, dimudahkan urusannya, dilancarkan lisannya. Lengkap kan? karena kalau hati, pikiran, dan lisan kita sudah ditenangkan, makaaaa.... mau nerima ilmu, hikmah, pelajaran apapun insya Allah akan mudah kamu terima!. Ingat hadits ini deh:

Sesunguhnya Rabb kalian tabaroka wa ta’ala Maha Pemalu lagi Maha Mulia. Dia malu terhadap hamba-Nya, jika hamba tersebut menengadahkan tangan kepada-Nya , lalu kedua tangan tersebut kembali dalam keadaan hampa.”

:)


Zhaf...

Terima kasih sudah banyak bertanya....

Zhafi.

Nickname baru saya untukmu. Berbeda dari panggilan guru-guru sebelumnya bukan?.
Beberapa alasan, salah satunya, dari kecil Ms suka banget sama nama dengan huruf awal Z. Salah-duanya, mari ubah image kamu dengan panggilan terbaru. InsyaAllah barokah J

“Kenapa sih harus baca Asmaul Husna? Banyak banget tauuu.”

Terima kasih, Zhafi.
Karna salah satu pertanyaanmu itu, Ms jadi buka-buka terjemah qur’an. Mengingat-ngingat tentang nama-nama baik Allah. Sampai dapatlah sebuah ayat..….

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.’ -Q.S. Al-A'raf: 180        

Karna cuma Allah yang punya nama-nama baik ini Zhaf… Siapalah kita ini Zhaf… Cuma hamba dari Al-Jabbar yang stiap saat bisa bolak-balikin keadaan kita Zhaf.

Siapalah kita Zhaf. Cuma hamba Al-‘Adl yang sering lupa kalau dikasih dua lubang hidung. Padahal, dua lubang hidungnya gak pernah lupa buat bernafas. Ya, kan Zhaf?

Siapalah kita Zhaf. Cuma hamba Al-Qayyum yang sering gak sadar kalo semua anggota tubuhnya dikasih gratis! *Gak pake syarat dan ketentuan berlaku*

Kita, iya kita.

Kita yang sedikit-sedikit minta, tapi sedikit banget bersyukurnya, Zhaf…

Tapi, lihat deh. Dia Maha Baik ya??. Kita malah disuruh minta apa aja dengan manggil NamaNya sebanyak-banyaknya. Meski kita, lalai selaiai-lalainya.